Cara tes anti UV pada kain
Banyak yang tanya:
“Kalau mau cek kain anti-UV, bisa pakai UV Card aja nggak?”
Nah, Tes UV Card ini cuma untuk deteksi sinar yang menembus langsung, bukan ukuran resmi seberapa besar kain mampu memblokir radiasi UV keseluruhan!
Proteksi UV yang sah itu harus lewat tes lab dengan standar UPF (minimal UPF 15 untuk proteksi dasar).
Kain Sultan sudah dites lab dan punya UPF resmi:
Soft Lexina, Mina, Internet, Buruj, Galaxy Nidha, Mazen, dll.
Proteksi UV-nya nyata, bukan sekadar feeling!
Jadi, tes pakai kartu UV cuma boleh buat seru-seruan... Tapi bukan buat klaim beneran anti-UV! Karena, untuk tahu proteksi UV beneran, harus pakai alat lab dan tes UPF resmi.
Analisa:
1. Tes kartu UV itu hanya mendeteksi ada/tidaknya sinar UV yang menembus, sifatnya kualitatif kasar, bukan kuantitatif.
2. Tes UPF resmi di lab menghitung berapa persen sinar UVA + UVB yang diserap, dipantulkan, dan ditransmisikan.
3. Hasil UPF lab mempertimbangkan spektrum UV penuh dan intensitas radiasi simulasi matahari, bukan sekadar cahaya lokal. (Simulasi UV Card kain sultandilakukan jam 12 siang di Klaten, Jawa Tengah dan ini tidak sesuai standar berlaku seperti di lab)
4. Baru dinilai “anti UV” kalau punya UPF minimal 15 ke atas sesuai ASTM standard.
Kesimpulan:
Tes kartu UV itu fun buat awareness, tapi tidak bisa dijadikan bukti proteksi UV ilmiah. Harus tetap berdasarkan uji laboratorium.